Dari Hati buat Kawannnnnn...
Wednesday, January 9, 2013, ϟ 0 shout(s)


Bila seri wajah ditarik oleh allah , dia tidak berputus asa untk senyum dan kelihatan lawa di depan aku . Bila kudrat dia ditarik oleh malaikat , dia berusaha berjalan menjemput ku di hadapan pintu gerbang . Bila badanya , di susutkan oleh keperitan yang dia rasa . Seolah olah aku yang tertanya tanya , adakah dia tidak makan selama ini . Setelah lama kami terpisah , namun allah telah menetu kan aku bertemu dgan dia di waktu dia di dalam keadaan menahan keperitan . Dia memulakan bicara dengan menanyakan khabar aku selama ini , dan mahu mendengar cerita tentang apa yang berlaku semasa kami bertelingkah . Aku menceritakan segalanya dengan muka yang ingin membuat dia bahagia . Setelah lama bercerita , aku bertanya kepadanya " Kenapa dengan engkau selama ini , adakah engkau tersilap langkah ? " . Dia hanya berdiam dia tanpa memberi tahu aku apa-apa sebab . 19 jam aku bersama engkau . Aku dapat melihat tingkah laku engkau yang seperti merindui aku selama ini . Aku sedih meliht keadaan kau apabila kau menyandar di belakang ku dan berkata "Sakit..perutt wehhh " . Engkau seorang yang degil , tidak mendengar nasihat aku . Tetapi aku hanya mampu ulangkata aku tanpa meninggikan suara kepada kau . Setiap kali aku menyapu minyak di belakang engkau , aku melihat  kesan lebam yang amat kebiran warnanya . Apakah itu datang dari seseorang yang telah menyakiti engkau ? Aku tidak mengharapkan balasan setelah aku menjaga engkau . Tetapi aku ingin bertemu dengan seseorang yang menyakiti engkau . Orang itu berhutang dengan aku , kerana telah menyakiti kawan aku yang sedang menahan kesakitan . Selama 19 jam itulah kita bergembira , ketawa dan sedih bersama . Bila tiba saat aku pulang ke rumah untuk tugas lain . Engkau memeluk ku bagaikan kita tidak akan berjumpa lagi . Engkau menyalam ku dan mencium pipi ku . Aku merasa berat hati untuk membiarkan engkau menahan kesakitan seorang diri . Aku pulang dengan rasa sedih , setelah tiba dirumah. Aku tidak henti memikirkan adakah engkau sudah makan ? adakah engkau sdang menahan kesakitan ? Ak hanya dapat berdoa kepada allah yang maha mengetahui untuk memberi engkau kudrat dan seri wajah yang sempurna seperti dulu . setiap hari engkau menelifon aku untuk memberi tahu tentang kesihatan engkau yang sedang engkau alami . Tetapi aku amat terkejut apabila menerima satu panggilan dari engkau dan berkata " iskkk iskk ! Aku tak tahan , sakitt sangatttt . Dipo tolong akuu , iskk iskk esok aku akan dibedah . Lawat aku wehh " .  Aku bagaikan dapat merasa kesakitan yang engkau sedg alami . Aku berdoa semoga engkau kuat melawan penyakit itu . Aku berharap engkau akan sihat seperti yang aku melihat dua tahun yang dulu . Aku menulis nukilan ini ikhlas dari hati dan fikiran yang tidak henti memikirkan engkau wahai kawan . Jujur aku merindui engkau yang dulu ceria walaupun ditimpa masalah . Hari ini aku masih dalam ketakutan untuk memberitahu engkau yang kita akan berpisah buat waktu yang lama . Aku tidak sanggup melihat air mata engkau jatuh . Aku harap engkau menjaga diri dan tabah menghadapi apa saja dugaan yang datang tanpa seorang kawan yang selalu memberitahu engkau apa perlu buat . Maafkan aku Sarah .... 









new past